en id

Posko Terpadu Nataru Resmi Beroperasi di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

17 Dec 2017

kembali ke list


Balikpapan – Jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Nataru), Bandara Internasional  Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan membuka posko terpadu Nataru 2017/2018. Posko Terpadu Nataru 2017 terdapat di dua titik, yaitu di Lobi Terminal Kedatangan dan Lobi Terminal Keberangkatan Bandara Internasional SAMS Sepinggan - Balikpapan berlangsung dari tanggal 18 Desember 2017 s/d 8 Januari 2018. Minggu (17/12).

Handy Heryudhitiawan selaku General Manager PT Angkasa Pura I Balikpapan mengatakan bahwa, "Pembentukan Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru ini merupakan instruksi dari Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : AU.007/2/23/DRJU.DAU-2017  tanggal 28 Nopember 2017 tentang Pelaksanaan Angkutan Udara Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 serta surat edaran Direktur Operasi nomor : AP.I.6870/OB.01/2017/DO-B tanggal 5 Desember 2017 perihal Persiapan Posko Terpadu Angkutan Udara natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Bandar Udara.”

“Secara total jumlah personil yang terlibat dalam Posko Terpadu ini sebanyak 136 orang dengan melibatkan pihak eksternal yaitu Otoritas Bandara Wilayah VII, TNI-AU, TNI AD, Kepolisian Sektor Kawasan Bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Balikpapan, BMKG, Basarnas, ORARI dan Senkom.”

“Dalam 1 hari ada 23 personil yang bertugas, 8 orang dari PT Angkasa Pura I dan 15 orang dari pihak eksternal, terbagi menjadi 2 shift yaitu shift pagi pada jam 08.00 – 16.00 Wita dan shift malam jam 16.00 – 23.00 Wita." lanjut Handy

Posko Terpadu Monitoring Angkutan Nataru 2017/2018 bertujuan untuk memastikan bahwa penumpang benar-benar mendapatkan kenyaman dan keselamatan selama di area Bandara, sehingga dibutuhkan koordinasi dan kerja sama dari semua pihak agar pelayanan penumpang dapat dilakukan secara maksimal.

Mengenai perkembangan trafik penerbangan selama Posko Nataru tahun 2016/2017 lalu jumlah penumpang yang datang dan berangkat pada H-7 hingga H+7 berjumlah 499.223 penumpang. Namun di prediksikan akan terjadi penurunan menjadi 479.254 penumpang atau sekitar 4 persen. Penurunan tersebut terjadi karena perekonomian di Kalimantan Timur belum menunjukkan progres yang signifikan, meskipun tambang dan batu bara sudah mulai membaik.

 “Saya harapkan kepada seluruh personil yang terlibat dalam posko Nataru ini dapat bekerja semaksimal mungkin. Semoga Posko Terpadu Angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar.” harap Handy.

[HUMAS SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN]