en id

Tari Kancet Ledo Hibur Penumpang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

28 Jan 2018

kembali ke list


BALIKPAPAN - Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa, memperkenalkan kebudayaan lokal khas Kalimantan Timur melalui tarian daerah Kancet Ledo di area ruang tunggu keberangkatan. (28/01/2018).

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan, Handy Heryudhitiawan mengatakan keberadaan bandara SAMS Balikpapan tidak lepas dari ornamen dan etnik Kalimantan Timur. Karena dalam operasionalnya, manajemen berusaha tetap menampilkan seni budaya lokal  ditengah kesibukan pelayanan kepada pengguna jasa.

"Kegiatan ini kami hadirkan bertujuan agar dapat mengangkat nilai budaya di Kalimantan Timur, selain itu penumpang juga bisa terhibur ketika menunggu keberangkatan pesawat sehingga dapat merasakan pengalaman yang berkesan selama berada di Bandara SAMS Sepinggan." ungkapnya.

Untuk di ketahui tarian adat ini berasal dari Kalimantan Timur, tarian Kancet Ledo mengekspresikan mengenai lembutnya seorang wanita yang diperlihatkan melalui tariannya diatas Gong dengan gerakan lemah lembut dan disertai dengan keseimbangan.

Tarian ini memberikan ungkapan mengenai kepandaian dan kecantikan seseorang disertai dengan iringan alat musik Sapeq yaitu alat musik yang seperti kecapi dimainkan dengan cara di petik. Adapun seorang pahlawan pemuda dayak yang menjaga wanita-wanita suku dayak sebagai simbol keperkasaannya.

Kegiatan ini telah rutin di laksanakan dan disambut baik oleh pengguna jasa, tak jarang penumpang mengabadikan moment tersebut bersama penari yang berpakaian ada khas suku dayak. (hr/**)

[Humas SAMS Sepinggan]